Search for:
jurusan kebidanan dan prospek kerjanya
Jurusan Kebidanan Prodi Kesehatan untuk Perempuan

Jurusan Kebidanan merupakan jurusan yang akan mengajarkan kamu cara menolong persalinan, kamu akan berperan dalam membantu dan memimpin persalinan. Kamu juga akan dilatih untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, melakukan perawatan, juga memberikan asuhan kepada pasien. Selain disiapkan menjadi tenaga medis dalam proses persalinan, kamu juga akan berperan dalam membantu ibu saat proses menyusui, pemulihan kesehatan ibu pasca melahirkan, hingga program keluarga berencana. Kuliahnya nggak cuma teori lho, tapi juga didukung oleh praktek.

Apa itu Jurusan Kebidanan?

Jurusan Kebidanan (Midwifery) mempelajari tentang cara menangani ibu hamil dan bayi, mulai dari melakukan pemeriksaan kehamilan, memantau perkembangan janin di tiap fase, membantu dan memimpin persalinan, hingga memberikan asuhan dan merawat pasien pasca melahirkan. Di Jurusan Kebidanan, kamu juga akan diajarkan tentang bagaimana mensosialisasikan cara menjaga kesehatan sistem reproduksi, agar para calon ibu dapat mempersiapkan dan menjaga kondisi fisiknya saat hamil.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliah Jurusan Pertanian dan Perkebunan 2023

Semua ilmu tentang kebidanan akan kamu dalami di jurusan ini. Sebab dalam praktiknya, seorang Bidan memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan dan kesehatan ibu dan bayi. Bahkan pasca melahirkan pun, Bidan bertugas untuk memberi pengetahuan tentang cara merawat bayi pasca lahir, proses menyusui, mengawasi tumbuh kembang anak, hingga mensosialisasikan program Keluarga Berencana (KB) kepada pasien.

Mata Kuliah Jurusan Kebidanan

Setelah membaca penjelasan tentang Jurusan Kebidanan di atas, sudah ada bayangan tentang apa saja yang akan dipelajari saat kuliah nanti?

Seorang bidan diharapkan dapat menjadi pemrakarsa dalam menyelesaikan masalah kesehatan ibu dan anak di masyarakat. Maka ketika menempuh pendidikan, mahasiswa akan bertemu dengan mata kuliah yang akan mengajarkan tentang peran bidan, lingkup praktik, prosedur persalinan, hingga penanganan kasus kompleks yang akan ditemukan saat berada di lapangan. Pada semester akhir, mahasiswa juga akan diberi kesempatan untuk mengaplikasikan ilmunya dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

 Kenapa Jurusan Kebidanan

Sektor kesehatan masih menjadi salah satu sektor favorit dengan prospek karir yang menjanjikan, sebab hampir tidak ada lulusan kesehatan yang menganggur. Selain itu berkuliah di jurusan ini akan membuatmu lebih disiplin, karena mahasiswi kebidanan harus mengikuti aturan ketat yang dimiliki kampus, seperti mengenakan pakaian yang telah ditentukan. Di beberapa akademi kebidanan bahkan kamu juga harus tahu cara menata rambut dan mengikuti ketentuan berseragam.

Selain itu berkuliah di jurusan ini takan terasa membosankan sebab selama masa perkuliahannya, antara Teori dan praktek akan cukup berimbang, bahkan bisa dibilang lebih banyak materi praktek dibandingkan teorinya edufriends. Bidan sendiri bertugas membantu proses persalinan, baik itu mendampingi dokter atau bekerja sendiri. Kamu dapat bekerja di rumah sakit, klinik, puskesmas, atau bahkan membuka tempat praktik sendiri. Selain itu, kamu juga bisa menjadi konsultan atau penyuluh kesehatan kehamilan dan reproduksi untuk membantu mengasuh bayi yang baru lahir, hingga tahap imunisasi. Bidan juga merupakan pekerjaan yang mulia, sebab ikut membantu dan menolong masyarakat.

Rekomendasi Daftar Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia

Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan diadakan sebentar lagi. Mengikuti pergantian tahun, siswa bisa menyiapkan diri dari sekarang. Salah satunya dengan memilih jurusan dan universitas tujuan.

Salah satu jurusan yang kerap menjadi primadona adalah Kedokteran. Jurusan ini bisa meraup peminat hingga ribuan orang. Menurut data Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 Universitas Brawijaya, jurusan Kedokteran di universitas tersebut mencapai 3.321 peminat yang memperebutkan 75 kursi.

Nah, Ilmu Kedokteran sendiri adalah ilmu yang mempelajari pemeliharaan kesehatan, serta pencegahan, dan pengobatan penyakit. Jika kamu berminat mendalami Ilmu Kedokteran, kamu bisa melihat daftar universitas di Indonesia dengan jurusan Kedokteran terbaik di bawah ini.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut daftar 10 universitas dengan fakultas dan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia.

1. Universitas Indonesia (UI)

Universitas Indonesia (UI) merupakan salah satu universitas yang diminati banyak calon mahasiswa. UI memiliki Universitas di Depok dan di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Di universitas negeri ini terdapat jurusan kedokteran yang telah terakreditasi A oleh BAN-PT.

Mata Kuliah yang akan dipelajari pada program studi ini di antaranya Empati Bio Etik Profesionalisme dan Human, Tumbuh Kembang, Kulit dan Jaringan Penunjang, dan Reproduksi.

Universitas Indonesia menempati universitas terbaik di dunia dengan rangking ke 801–1.000 versi The Times Higher Education.

2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Universitas negeri yang berada di kota Yogyakarta ini memiliki prgram studi kedokteran. Prodi kedokteran di UGM menjadi salah satu prodi populer yang berada dalam rumpun ilmu saintek, dan telah mendapatkan akreditasi A oleh oleh BAN-PT.

Beberapa mata kuliah yang ada di prodi kedokteran di UGM ialah Prinsip Biomedik, Sistem Pernafasan, Sistem Saluran Kemih, Kedokteran Komunitas.

Universitas Gadjah Mada menempati posisi ke lebih dari 1.201 sebagai universitas terbaik di dunia versi The Times Higher Education.

3. Universitas Airlangga (UNAIR)

Program studi kedokteran di Universitas Airlangga sudah terakreditasi A oleh BAN-PT. Bahkan di tiga jenjang kuliah, yakni S1, S2, dan S3 prodi Kedokteran ini terakreditasi A oleh BAN-PT.

Beberapa mata kuliah yang diajarkan di Prodi Kedokteran Unair di antaranya Biologi Molekuler, Imunologi Dasar, Dasar Pertolongan Darurat, dan Otopsi Klinik.

Universitas Airlangga menempati posisi ke lebih dari 1.201 sebagai universitas terbaik di dunia versi The Times Higher Education.

4. Universitas Diponegoro (UNDIP)

Meneruskan studi pendidikan dokter di Semarang adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang berasal dari Jawa Tengah dan sekitarnya. Fakultas Kedokteran UNDIP sudah mendapatkan akreditasi A BAN-PT pada tahun 2017.

Mahasiswa yang sedang menempuh jurusan pendidikan dokter di UNDIP tidak hanya mendapatkan bekal teori saja, tetapi juga kesempatan untuk praktik di rumah sakit berskala nasional milik Universitas.

Persipakan diri dengan baik karena kuota mahasiswa jurusan kedokteran UNDIP juga tidak terlalu banyak, sehingga persaingan akan semakin ketat.

5. Universitas Sebelas Maret (UNS)

Universitas yang terkenal di Kota Solo ini memiliki jurusan kedokteran yang alumninya sudah sukses dan tersebar di seluruh Indonesia. Jika ingin menjadi dokter profesional, kamu bisa langsung mendaftar jurusan tersebut di Fakultas Kedokteran UNS.

Tenang saja, fakultas kedokteran di UNS sudah mendapatkan akreditasi A. Di fakultas tersebut juga terdapat jurusan psikologi saintek sebagai bahan pertimbangan apabila kamu tertarik menjadi seorang psikolog.

6. Universitas Brawijaya

Jurusan kedokteran di Kota Malang bisa kamu dapatkan dengan mendaftar di Universitas Brawijaya. Universitas ini pernah menduduki peringkat paling atas pada kategori pendaftar terbanyak pada saat seleksi SBMPTN tahun 2019.

Bisa kamu bayangkan bagaimana ketatnya persaingan untuk bisa lolos jurusan kedokteran di Universitas tersebut, apalagi Fakultas Kedokteran di Universitas Brawijaya sudah mendapatkan akreditasi A.

7. Universitas Hasanuddin (UNHAS)

Apabila kamu ingin meneruskan studi di jurusan kedokteran yang ada di Makassar, Universitas Hasanuddin adalah pilihan paling tepat. Universitas ini sudah menyandang predikat A pada jurusan kedokterannya.

Oleh karena itu, persaingan untuk bisa diterima sebagai salah satu mahasiswa jurusan kedokteran Unhas pun cukup ketat. Selain itu, jurusan kedokteran di Unhas juga merupakan salah satu jurusan favorit yang banyak diminati ketika SBMPTN 2019.

8. Universitas Padjajaran (UNPAD)

Universitas-Universitas di Bandung memang cukup banyak peminat, tidak terkecuali Universitas Padjadjaran. Persaingan untuk bisa diterima di jurusan kedokteran yang sudah terakreditasi A di UNPAD pun terbilang sangat ketat.

Jurusan kedokteran di UNPAD memiliki banyak peminat, mirip seperti jurusan manajemen yang jumlah pendaftarnya mencapai ribuan orang setiap tahun.

9. Universitas Andalas (UNAND)

Kota Padang memiliki Universitas Andalas yang menyediakan jurusan kedokteran. Sebagai salah satu jurusan favorit di Universitas tersebut, perjuangan masuk ke Universitas Andalas tentu tidak mudah.

Namun, jika kamu sudah diterima sebagai salah satu mahasiswanya, kamu bisa menimba banyak ilmu dari dosen-dosen berkualitas serta mendapatkan peluang jenjang karier yang cerah. Universitas Andalas juga sudah meraih akreditasi A pada tahun 2016.

10. Universitas Jember (UNEJ)

Universitas di Jawa Timur yang juga menjadi Universitas favorit adalah Universitas Jember. Menyandang sebagai PTN terbesar di Jawa Timur, Universitas ini menyediakan jurusan kedokteran terakreditas A.

Kamu tidak hanya akan dituntut untuk bisa paham teori saja, tetapi juga menguasai berbagai macam kegiatan praktikum. Lulusan jurusan kedokteran Universitas Jember banyak dicari di instansi kesehatan di Jawa Timur. Jadi, tidak perlu khawatir masalah karier.

Kuliah Jurusan Bahasa Jepang Beserta Prospek Kerjanya

Siapa nih antara kamu yang tertarik sama bahasa dan kebudayaan Jepang? Atau kamu sukai bahasa Jepang karena membaca komik atau melihat anime, dan ingin ketahui maknanya tanpa kontribusi terjemahan bahasa Indonesia? Bila iya, karena itu jurusan Sastra Jepang pantas buat kamu pikirkan. Meskipun kuliah di jurusan Sastra Jepang belum terlampau familier, tetapi jurusan ini tidak sepi pecinta, lho.

Baca Juga : Kuliah Jurusan Bahasa Korea Dan Prospek Kerjanya

Kenyataannya, berdasar SBMPTN tahun 2023, jurusan Sastra Jepang di Universitas Indonesia mempunyai jumlah pecinta capai 612 peserta dengan kapasitas tampung yang cuma 14. Walaupun tingkat kompetisinya keat, kamu harus tetap belajar yang optimal dan percaya diri, ya. Karena usahamu tidak mengkhianati hasil. Tetapi, saat sebelum kamu betul-betul pilih jurusan Sastra Jepang, kamu harus tahu semuanya mengenai jurusan ini lebih dulu. Yok, berkenalan dahulu sama jurusan Sastra Jepang!

Mengenal Jurusan dan Mata Kuliah Sastra Jepang

Sama halnya dengan jurusan sastra yang lain, jurusan Sastra Jepang mengaruskan mahasiswanya belajar tentang isi, keaslian, estetika, ciri artistik serta keindahan isi dalam teks atau tulisan karya sastra jepang. Pada jurusan ini, kamu akan mempelajari berbagai karya tulis baik dalam bentuk puisi, novel maupun naskah drama. Selain itu, kamu akan mempelajari kebudayaan Jepang dan pastinya akan menulis menggunakan huruf kanji.

Umumnya, mahasiswa jurusan ini diberi tugas untuk menganalisis novel, film, dan karya sastra lainnya, yang nantinya akan dihubungkan ke materi utama seperti sejarah dan lain-lainnya.

Mata kuliah wajib yang akan kamu dapat jika memilih jurusan Sastra Jepang adalah Bahasa Jepang, sudah pasti sebagai sastrawan Jepang kamu harus mahir berbahasa Jepang. Nanti kamu juga akan belajar tentang tata bahasa (bunpou), percakapan (kaiwa) hingga pemahaman mendengar (choukai). Selanjutnya kamu akan mendapat mata kuliah Kebudayaan Jepang, kebudayaan di sini termasuk tradisional maupun modern, lho.

Selanjutnya mata kuliah yang akan kamu dapat adalah Sejarah Jepang, sudah pasti kamu juga akan belajar sejarah dari negara ini. Lalu, mata kuliah Sastra Jepang, berlaku juga untuk karya dalam 5 periode sastra, yaitu Sastra Kuno, Klasik, Pertengahan, hingga Modern dan Kontemporer. Selanjutnya adalah mata kuliah Fukushu, yang berarti mengulang.

Selanjutnya mata kuliah yang akan didapat adalah Membaca dan Menulis, kamu diwajibkan juga mahir membaca dan menulis huruf Jepang yang pastinya membutuhkan pelajaran yang matang.

Lalu, mata kuliah Kanji, yaitu satu dari 4 set aksara Jepang yang menjadi tulisan modern yang sering digunakan. Lalu kamu akan mendapat mata kuliah Dounyuu, kata ini berarti perkenalan, maka umumnya mata kuliah ini memberi pengenalan tentang berbagai materi belajar.

Selanjutnya kamu akan mendapat mata kuliah Bahasa Inggris, tidak hanya bahasa Jepang saja, para lulusan jurusan ini juga harus mahir berbahasa Inggris. Yang terakhir adalah mata kuliah Penerjemahan, kamu harus bisa menerjemahkan teks maupun karya lainnya dari bahasa Jepang ke Indonesia, maupun sebaliknya.

Apa prospek kerja jurusan Sastra Jepang?

Lulusan sastra Jepang akan mendapatkan gelar S.Hum (sarjana humaniora) atau S.S (sarjana sastra). Peluang kerja untuk lulusan ini pun banyak, tergantung dengan minatmu. Jadi kamu nggak perlu bingung mikirin profesi apa yang bisa kamu ambil setelah lulus. Dengan perkembangan industri saat ini, banyak profesi untuk lulusan sastra Jepang yang bisa kamu pilih.

Penerjemah atau Interpreter

Kamu bisa menjadi penerjemah bahasa Jepang ke bahasa Indonesia, begitupun sebaliknya. Tugas yang biasanya dilakukan adalah menerjemahkan pesan secara bersamaan maupun berurutan ke dalam bahasa tertentu.

Sebagai penerjemah atau interpreter, kamu dituntut untuk sebisa mungkin menjaga konten, konteks, dan gaya bahasa agar tidak banyak berubah saat diterjemahkan. Selain itu, kamu juga akan ditugaskan untuk membaca materi-materi tertulis dan menulis ulang materi tersebut ke bahasa tertentu.

Pegawai Perusahaan Jepang

Mengingat banyaknya perusahaan Jepang yang ada di Indonesia, maka kamu berkesempatan untuk menjadi pegawai perusahaan multinasional Jepang. Kamu bisa menjadi staff HRD atau staff divisi lainnya di perusahaan Jepang.

Pemandu Wisata

Khusus buat kamu yang suka jalan-jalan dan suka berinteraksi dengan banyak orang, profesi ini cocok untukmu. Kamu bisa menjadi pemandu wisata atau tour guide untuk wisatawan Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia atau menjadi pemandu wisata untuk orang Indonesia yang akan berkunjung ke Jepang. Kamu bisa bekerja sekaligus berlibur, deh. Seru banget, kan!

Penulis

Kamu bisa berprofesi sebagai penulis artikel atau buku-buku yang topiknya seputar negara Jepang. Salah satu mata kuliah yang akan didapat adalah mengenai sastra Jepang dan teknik menulis yang benar. Dengan begitu, sehabis lulus, kamu bisa mengembangkan dan memperdalam ilmu tersebut dalam segi menulis.

Tenaga Pengajar atau Pendidik.

Karena sejumlah sekolah di Indonesia memiliki mata pelajaran bahasa Jepang, jadi kamu bisa menjadi guru bahasa Jepang di salah satu sekolah tersebut. Selain guru sekolah, kamu juga bisa menjadi guru privat bahasa Jepang dan juga dosen mata kuliah bahasa Jepang maupun mata kuliah yang berhubungan dengan kebudayaan Jepang. Tentunya, kamu harus memiliki sertifikat mengajar ya, agar bisa mengambil profesi ini.

Universitas Sastra Jepang Terbaik di Indonesia

Buat kamu yang tertarik dengan jurusan sastra Jepang, ini dia beberapa rekomendasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN)  yang bisa menjadi pilihanmu.

Universitas Indonesia

Jurusan sastra Jepang di UI termasuk banyak peminatnya, lho. Karena jurusan sastra Jepang UI sudah terakreditasi A pada tahun 2017 lalu. Jurusan ini masuk dalam Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

Universitas Padjadjaran

Sastra Jepang Universitas Padjadjaran juga dikenal unggul, karena sastra Jepang UNPAD merupakan salah satu jurusan bahasa jepang tertua di Indonesia. Peminatnya terbilang banyak untuk jurusan sastra asing selain Inggris. Jurusan ini sudah berstatus terakreditasi A sejak tahun 2015.

Universitas Gadjah Mada

Kampus negeri lainnya yang memiliki program studi Sastra Jepang dan terakreditasi A adalah Universitas Gadjah Mada. Sastra Jepang UGM sudah terakreditasi A pada tahun 2019 lalu.

Universitas Udayana

Universitas Udayana Bali juga sudah berpredikat A untuk jurusan Sastra Jepang sejak tahun 2016. Sastra Jepang Universitas Udayana sudah berdiri dari tahun 2005, lho!

Universitas Brawijaya 

Satu lagi perguruan tinggi negeri yang sudah berstatus terakreditasi A untuk jurusan sastra Jepang, yaitu Universitas Brawijaya Malang. Jurusan ini sudah berstatus terakreditasi A sejak tahun 2017.

Jurusan Sastra Korea dan Prospek Kerjanya

Tidak hanya hallyu wave yang mendunia, jurusan Sastra Korea di berbagai kampus di Indonesia juga menjadi pilihan calon mahasiswa. Tidak begitu banyak kampus yang menyediakan jurusan ini di Indonesia. Namun, bukan berarti jurusan ini tidak memiliki peluang karier yang bagus.

Lulusan ini dapat berkarier di perusahaan Korea yang ada di Indonesia, penerjemah, penulis, jurnalis, pemandu tur, hingga content creator. Kami telah merangkum empat kampus berbeda di Indonesia yang memiliki jurusan Sastra Korea lengkap dengan biaya kuliahnya, dirilis dari laman masing-masing universitas.

1. Universitas Indonesia (UI)

UI memiliki prodi S1 Bahasa dan Kebudayaan Korea. Kamu bisa belajar mengenai bahasa, budaya, dan sastra Korea. Termasuk sejarah dan perkembangan sosial budaya masyarakat setempat.

Beberapa mata kuliahnya ialah Sejarah Korea Kontemporer, Pengkajian Prosa Korea, Pengkajian Drama Korea (fokus kepada karya sastranya), dan serangkaian mata kuliah Bahasa Korea.

Program studi ini di Universitas Indonesia hanya dibuka pada program pendidikan S1 Reguler. Biaya pendidikan S1 Reguler dibayarkan sesuai dengan kemampuan penanggung biaya yang disebut BOP-B (Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan) bersifat tetap.

Untuk tahun akademik 2022/2023, BOP-B Fakultas Ilmu dan Kebudayaan yang menaungi prodi Sastra Korea dibayarkan sebesar Rp 10.000.000 dengan Rp 15.000.000 untuk uang pangkalnya.

2. Universitas Gadjah Mada

UGM memiliki program studi S1 Bahasa dan Kebudayaan Korea dengan akreditasi B. Program studi ini serupa dengan yang ada di UI yakni mempelajari bahasa, budaya, dan sastra. Bahkan selain Bahasa (tata bahasa, berbicara, menulis, dan mendengar) terdapat kelas lain seperti Pengantar Politik Korea dan Pengantar Ekonomi Korea.

Untuk biaya pendidikannya, terdapat Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang terbagi menjadi 8 kelompok yakni:

  • Kelompok I: Rp 500 ribu
  • Kelompok II: Rp 1 juta
  • Kelompok III: Rp 2.4 juta
  • Kelompok IV: Rp 3.5 juta
  • Kelompok V: Rp 5 juta
  • Kelompok VI: Rp 7 juta
  • Kelompok VII: Rp 7.5 juta
  • Kelompok VIII: Rp 8 juta

Kelompok UKT ini sesuai dengan kriteria penghasilan (penghasilan kotor + penghasilan tambahan) yang ditetapkan kampus, yaitu:

  • UKT Kategori 0: Peserta Bidikmisi/KIP Kuliah
  • UKT Kategori 1: Penghasilan lebih kecil atau sama dengan Rp 500.000
  • UKT Kategori 2: Penghasilan lebih dari Rp 500.000 – Rp 2 juta
  • UKT Kategori 3: Penghasilan lebih dari Rp 2 juta – Rp 3,5 juta
  • UKT Kategori 4: Penghasilan lebih dari Rp 3,5 juta – Rp 5 juta
  • UKT Kategori 5: Penghasilan lebih dari Rp 5 juta – Rp 10 juta
  • UKT Kategori 6: Penghasilan lebih dari Rp 10 juta – Rp 20 juta
  • UKT Kategori 7: Penghasilan lebih dari Rp 20 juta – Rp 30 juta
  • UKT Kategori 8: Penghasilan lebih dari Rp 30 juta

3. Universitas Pendidikan Indonesia

UPI memiliki prodi Pendidikan Bahasa Korea, meskipun belum terdapat akreditasi yang ada di database Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
Prodi ini bertujuan menghasilkan lulusan yang bisa terjun di bidang pendidikan bahasa Korea.

Mahasiswa tentu akan dibekali dengan kemampuan bahasa Korea serta pengetahuan mengenai pendidikan dan pengajaran. Contoh mata kuliahnya ialah Telaah Kurikulum dan Perencanaan Pembelajaran Bahasa Korea, Belajar dan Pembelajaran Bahasa Korea, serta Psikologi Pendidikan.

Biaya kuliah untuk prodi ini tidak dipaparkan melalui situs universitas. Namun, kamu bisa mengakses situs resmi UPI di upi.edu untuk berkonsultasi dengan pihak kampus

4. Universitas Nasional

Universitas Nasional memiliki program studi S1 Bahasa Korea. Tentu, Bahasa Korea menjadi inti dari program studi ini karena mahasiswa diajari dan dilatih untuk menguasainya.

Beberapa mata kuliahnya ialah Pengantar Ekonomi Korea, Fonetik dan Fonologi Bahasa Korea, hingga Metode Pengajaran Bahasa Korea.

Terkait biaya kuliah, mahasiswa berkewajiban membayar Uang Pengembangan Pendidikan (UPP) dan Uang Paket Semester (UPS).

UPP sebesar Rp 3 juta hanya dikenakan satu kali selama kuliah di Universitas Nasional yang dapat dibayar sekaligus atau diangsur sebanyak 4 semester. Sementara UPS berjumlah Rp 8.2 juta bisa diangsur dapat dibayar sekaligus atau diangsur bulanan sebanyak 3 bulan per semester.

Bagaimana Prospek Kerja Jurusan Sastra Korea?

Salah satu hal yang patut diperhatikan ketika hendak mengambil jurusan Sastra Korea adalah bagaimana prospek kerjanya. Berdasarkan berbagai sumber, prospek kerja sastra Korea sangat bagus. Lulusan sastra Korea bisa berkarier di perusahaan besar Korea Selatan di Korea, di Indonesia, maupun di berbagai negara di dunia yang memerlukan bahasa Korea.

Adapun profesi yang dapat ditekuni antara lain:

  • Penerjemah (translator)
  • Pengajar bahasa Korea
  • Penulis teknis
  • Jurnalis
  • Penulis perjalanan
  • Novelis Korea
  • Tour guide
  • Content writer atau Copywriter
  • Ahli strategi konten
  • Content creator tentang budaya Korea

Nah, sekarang kamu sudah dapat membayangkan bagaimana serunya masuk ke Jurusan Sastra Korea, kan? Jika kamu punya keinginan untuk belajar lebih soal K-Pop serta seluk-beluk negaranya, yuk belajar lebih giat lagi agar bisa masuk ke Jurusan Sastra Korea.

Bagaimana cara belajarnya? Tenang saja, kami siap membantu kamu dengan menghadirkan kelas kursus bahasa Korea. Di kursus tersebut, kamu akan belajar bahasa Korea dari tingkat basic sampai advance, lho.